Senin, 04 Agustus 2025

Merajut Kembali Tali Silaturrahmi: Menguatkan Ikatan Nasab dalam Keluarga Besar

Merajut Tali Silaturrahmi: Menguatkan Ikatan Nasab dalam Keluarga Besar

Kitadankata.com -- Dalam kehidupan yang seba cepat dan sibuk ini, hubungan kekeluargaan sering kali terabaikan. Padahal, silaturrahmi bukan hanya tradisi sosial, tetapi merupakan bagian perintah agama yang mulia. Menjaga dan merajut kembali tali silaturrahmi, terutama dalam lingkup keluarga besar yang memiliki ikatan nasab, adalah bentuk penguatan terhadap nilai-nilai islam. 

Pentingnya Silaturahmi dalam Islam

Silaturahmi dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Allah Swt. menyandingkan perintah untuk bertakwa dengan kewajiban menjaga hubungan kekeluargaan. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ بِهٖ وَالْاَرْحَامَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu (Adam) dan Dia menciptakan darinya pasangannya (Hawa). Dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.  (QS. An-Nisa: 1)

Ayat ini menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar hubungan emosional, tetapi merupakan amanah yang harus dijaga. Melalaikannya berarti menyia-nyiakan perintah Allah. 

Pentingnya Silaturrahmi dalam Islam

Silaturahmi dan Keberkahan Hidup

Silaturahmi bukan hanya memperkuat hubungan, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan dalam hidup. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa silaturahmi memberikan dampak nyata dalam kehidupan seseorang, baik dari segi keberkahan rezeki maupun panjang umur yang penuh manfaat.

Menguatkan Ikatan Nasab: Kebutuhan Zaman

Di era modern ini, ikatan nasab sering kali dilupakan. Banyak yang tidak mengenal saudara sepupu, paman, bibi, bahkan kerabat dekat dari jalur ayah atau ibu. Padahal, mengenal dan menjaga hubungan dengan kerabat adalah bentuk penghormatan terhadap nasab yang telah ditetapkan oleh Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

تَعَلَّمُوا مِنْ أَنْسَابِكُمْ مَا تَصِلُونَ بِهِ أَرْحَامَكُمْ، فَإِنَّ صِلَةَ الرَّحِمِ مَحَبَّةٌ فِي الأَهْلِ، مَثْرَاةٌ فِي الْمَالِ، مَنْسَأَةٌ فِي الأَثَرِ

“Pelajarilah nasab-nasab kalian agar kalian bisa menyambung silaturahmi. Karena sesungguhnya menyambung silaturahmi itu dapat menumbuhkan kasih sayang dalam keluarga, memperbanyak harta, dan memperpanjang umur.” (HR. Ahmad)

Mengenal garis keturunan bukan untuk menyombongkan diri, melainkan agar tercipta kedekatan dan kepedulian di antara sesama keluarga besar.

Silaturrahmi dan Keberkahan Hidup

Langkah-Langkah Merajut Kembali Silaturahmi

  • Memulai dari diri sendiri. Jangan menunggu orang lain untuk memulai. Kirim pesan, telepon, atau kunjungi sanak keluarga yang telah lama tak dijumpai.
  • Mengadakan pertemuan keluarga. Buat agenda pertemuan keluarga besar secara berkala agar antar anggota keluarga saling mengenal dan berbagi kabar.
  • Membangun grup komunikasi keluarga. Manfaatkan teknologi seperti grup WhatsApp untuk berbagi kabar, ucapan, dan doa.
  • Menghilangkan dendam dan ego. Jika ada konflik keluarga, segera selesaikan dengan bijak dan lapang dada. Jangan biarkan perbedaan merusak tali persaudaraan.
  • Libatkan anak-anak dalam silaturahmi. Ajarkan generasi muda tentang pentingnya silaturahmi dan kenalkan mereka pada anggota keluarga besar sejak dini.

Menghilangkan Dendam dan Ego dengan Silaturrahmi

Merajut kembali tali silaturahmi dalam keluarga besar bukan hanya tugas sosial, tapi juga ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah. Dengan menyambung silaturahmi, kita menjaga warisan leluhur, mempererat persaudaraan, dan menebar keberkahan. Saat hubungan nasab diperkuat, maka akan terbangun masyarakat yang harmonis, saling peduli, dan kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

Semoga kita semua dimampukan untuk terus menjaga dan menghidupkan tali silaturahmi, agar hidup kita dipenuhi rahmat dan keberkahan dari Allah Swt.


Penullis: A'yun

Sumber Gambar: Pinterest