Tampilkan postingan dengan label Cara Menghafal Al-Qur'an untuk Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Menghafal Al-Qur'an untuk Anak. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Agustus 2025

Cara Menghafal Al-Qur'an dengan Metode Cepat dan Mudah di Rumah untuk Anak

Kitadankata.com -- Menghafal Al-Qur’an adalah salah satu amal mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Tidak hanya untuk orang dewasa, anak-anak pun dianjurkan untuk memulai sejak dini, karena masa kecil adalah waktu emas untuk menghafal. Mengajarkan hafalan Al-Qur’an kepada anak di rumah bukan hanya membangun kedekatan mereka dengan kalamullah, tetapi juga menjadi ladang pahala bagi orang tua.

Allah  SWT berfirman:

بَلْ هُوَ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ فِيْ صُدُوْرِ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَۗ وَمَا يَجْحَدُ بِاٰيٰتِنَآ اِلَّا الظّٰلِمُوْنَ 

Artinya: “Sebenarnya, ia (Al-Qur’an) adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu. Tidaklah mengingkari ayat-ayat Kami, kecuali orang-orang zalim.” {QS. Al-Ankabut:49}

Ayat ini menegaskan bahwa menghafal Al-Qur’an adalah kemuliaan bagi orang-orang berilmu, termasuk anak-anak yang dibimbing sejak kecil.

1. Mulai denga Ayat atau Surah Pendek

Langkah awal yang tepat adalah memulai dengan surah-surah pendek dari Juz ‘Amma, seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Surah-surah ini memiliki ayat yang singkat dan mudah diulang, sehingga anak tidak merasa terbebani.

Tips: Bacakan surah tersebut setiap hari, terutama sebelum tidur dan setelah shalat, sehingga anak mendengarnya berulang-ulang.

2. Gunakan Metode Talaqqi 


Metode talaqqi berarti anak mendengarkan bacaan dari guru atau orang tua, lalu menirukannya. Rasulullah SAW sendiri mengajarkan Al-Qur’an kepada para sahabat dengan cara ini.

Rasulullah SAW bersabda: 

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhori)

Dengan metode ini, anak akan terbiasa melafalkan huruf dengan tajwid yang benar sejak awal.

3. Tetapkan Waktu Hafalan yang Konsisten 

Pilih waktu ketika anak dalam kondisi segar dan fokus, seperti setelah Subuh atau setelah Ashar. Konsistensi waktu membuat hafalan lebih cepat melekat di ingatan.

Tips: Hindari memaksakan hafalan saat anak lelah atau mengantuk, karena akan membuat proses belajar menjadi beban.

4. Ulangi dan Muraja'ah Setiap Hari

Kunci menghafal Al-Qur’an adalah pengulangan. Setelah ayat baru dihafal, ulangi beberapa kali di hari yang sama, lalu muraja’ah hafalan lama agar tidak hilang dari ingatan.

Allah SWT berfirman:

وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًا

Artinya: “Bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.” {QS. Al-Muzzammil: 4}

5. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung

Putar murattal Al-Qur’an di rumah, tempelkan poster surah, dan ajak seluruh anggota keluarga untuk ikut menyimak hafalan anak. Lingkungan yang mendukung akan membuat proses menghafal terasa menyenangkan.

Menghafal Al-Qur’an di rumah untuk anak tidak harus sulit. Dengan metode yang tepat, mulai dari surah pendek, talaqqi, jadwal konsisten, pengulangan, dan dukungan lingkungan, hafalan bisa menjadi kegiatan yang dinanti-nanti anak setiap hari.

Bimbingan yang sabar dan penuh kasih sayang akan membuat hafalan bukan hanya melekat di lidah, tapi juga tertanam di hati. Dan kelak, insyaAllah, anak yang menghafal akan menjadi penolong bagi kedua orang tuanya di akhirat.


Wallahu  'alam bishawab

Penulis : Zakiaaa