![]() |
Al-Qur'an bukan sekedar kitab suci yang dibaca, tapi juga penawar hati, obat jiwa, dan penuntun kehidupan. Dalam ayat-Nya Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاۤءَتْكُمْ
مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَاۤءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِۙ وَهُدًى
وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ
Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan hanya pelajaran, tapi juga syifa' (penyembuh) bagi hati yang sedang luka. Ia merangkul jiwa yang lelah, menenangkan pikiran yang kacau, dan membimbing langkah di tengah gelapnya ujian hidup.
Ketika Dunia Tak Lagi Menenangkan
Terkadang, dalam menghadapi musibah, manusia mencari ketenangan dari berbagai hal: musik, hiburan, pelarian, bahkan tangisan. Tapi sering kali semua itu hanya memberi tenang sesaat, bukan ketentraman yang sejati. Al-Qur’an hadir bukan untuk menghapus masalah, melainkan menguatkan hati agar sanggup melewatinya dengan sabar dan ikhlas.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ
قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ
ۗ
Kembali ke Al-Qur'an Saat Hati Tak Kuat
Ada kalanya kita merasa tak ada yang memahami. Dalam tangis malam hari, dalam penantian yang tak pasti, atau dalam rasa kehilangan yang begitu dalam. Saat itu, buka dan bacalah Al-Qur’an. Walau tak sepenuhnya paham, lafaz-lafaznya menentramkan. Kalimat-Nya mengandung kekuatan yang menembus ke relung hati terdalam.
Rasulullah SAW bersabda:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ
الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ
"Bacalah
al-Qur’an karena ia akan memberikan syafaat kepada para sahabatnya (Pembacanya).”
Ujian adalah Jalan Menuju Allah
Tidak ada ujian yang sia-sia. Di balik luka, ada cinta Allah. Di balik tangis, ada panggilan untuk mendekat. Dan Al-Qur’an adalah sahabat terbaik yang akan menuntunmu kembali kepada ketenangan.
Maka, saat dunia terasa sempit, ambillah wudhu, buka mushafmu, dan baca dengan perlahan. Dengarkan suaranya, rasakan maknanya. Karena di dalam setiap ayatnya, Allah sedang berbicara padamu.
"Jika hatimu sedang lelah, bukan karena beban terlalu berat, tapi mungkin karena terlalu jauh dari tempat kembali." dan tempat kembali itu adalah Al-Qur'an.
Wallahu 'alam bishawab
Penulis : Zakiaaa
